Rurouni Kenshin : Tumbuh Bersama Himura

Anime  

Waktu SMP saya pernah berdebat dengan temannya, mungkin perdebatan pertama saya. Kami memperdebatkan mana yang lebih bagus Rurouni Kenshin atau Gundam. Teman saya penggemar Gundam fanatik.

Menurutnya Gundam lebih baik karena bisa dipegang (ada action figure) sementara Rurouni Kenshin tidak. Menurut teman saya Gundam juga juga banyak menceritakan politik tidak seperti anime-anime lainnya. Saya bersikeras Rurouni Kenshin yang banyak menceritakan politik.

Di awal cerita Himura Kenshin merupakan mantan pembunuh zaman Bakumatsu, periode akhir Edo. Ketika Jepang mengakhiri masa isolasi yang dikenal Sakoku dan pemerintahan shogun Tokogawa yang diktator ke pemerintahan kekaisaran Meiji yang moderen.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Di sepanjang cerita musuh-musuh Kenshin merupakan para samurai yang tidak bisa menerima perubahan. Dari Shinomori Aoshi, Isurugi Raijūta sampai Shishio Makoto. Mereka merupakan para pendekar pedang haus arah, tidak bisa menerima perubahan dan gagap industrilisasi.

Di beberapa kesempatan Rurouni Kenshin juga menceritakan tentang gerakan pro-demokrasi yang mendorong agar partisipasi pemerintahan semakin luas. Karena walaupun rezim militer Tokugawa sudah diguling tapi masih hanya segelintir orang yang dapat berparsipasi dalam politik.

Politik sangat kental di komik dan anime Rurouni Kenshin sayang justru kisah cinta yang menjadi bahan utama di filmnya. Pada 11 tahun setelah revolusi Meiji adalah periode penting dalam sejarah Jepang.

Di beberapa kesempatan Rurouni Kenshin juga menceritakan tentang misionarisme, masuknya agama Kristen ke Jepang tapi diramu dengan sekte tertentu. Rurouni Kenshin berusaha menceritakan kehidupan masa Meiji awal dan segala problematikanya.

Perdebatan saya dan teman tidak ada ujungnya, kami bersikeras anime favorit kami masing-masing yang terbaik. Hingga saat ini pun pendapat saya tidak berubah. Dan saya harus berterimakasih pada Himura dan kawan-kawan telah menemani saya selama sekian tahun. Memercik keteguhan saya dalam berargumentasi.

Berita Terkait

Image

Archive 81 episode 2

Image

Archive 81 episode 1

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image